BANDA ACEH—Massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera menggelar aksi demonstrasi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (18/12/2025). Aksi ini dipicu oleh situasi darurat banjir bandang dan tanah longsor yang kian memburuk.
Dalam aksi tersebut, massa mengibarkan bendera putih sebagai simbol duka sekaligus kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan bencana ekologis yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera.
“Pemerintah pusat harus hadir dengan kebijakan nyata. Jangan abaikan ribuan nyawa melayang. Kami mendesak agar status bencana nasional segera ditetapkan untuk Sumatera,” Kata Koordinator Aksi, Rahmat Maulidin, dalam orasinya.
Koalisi Masyarakat Sipil memaparkan data yang memprihatinkan terkait dampak bencana ekologis tahun ini, tercatat sebanyak 1.059 orang korban meninggal dunia dan ratusan ribu rumah warga rusak berat hingga hancur total.
“Kami mendesak pemerintah untuk membuka akses seluas luasnya bagi komunitas nasional dan internasional guna mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan,” tegasnya.
Massa menegaskan bahwa tanpa intervensi penuh dari Pemerintah Pusat, proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh akan memakan waktu yang sangat lama.[]



